Sel timbal
(aki) telah digunakan sejak 1915.
Baterai timbal dapat bertahan
kondisi yang ekstrim (temperatur yang bervariasi)
dan dapat digunakan secara kontinyu
beberapa tahun.
Dalam baterai timbal, elektroda negatif adalah logam timbal dan elektroda positifnya adala timbal yang dilapisi timbal oksida, dan kedua elektroda dicelupkan dalam asam sulfat, larutan elektrolitnya.
Dalam baterai timbal, elektroda negatif adalah logam timbal dan elektroda positifnya adala timbal yang dilapisi timbal oksida, dan kedua elektroda dicelupkan dalam asam sulfat, larutan elektrolitnya.
Potensial
satu sel sekitar 2 V, dan dalam praktek, enam sel dihubungkan dengan seri untuk
mendapatkan potensial 12 V. Saat discas, asam sulfat akan dikonsumsi dan
kerapatannya akan berkurang dari nilai awal 1,28 g cm-3. Jadi, dengan mengukur
kerapatan larutan elektrolit, kondisi sel dapat dimonitor.
Selama dicas, timbal sulfat akan terdekomposisi menjadi timbal dan timbal oksida, dan asam sulfat yang dikonsumsi akan dihasilkan kembali. Air yang terbentuk akan digunakan kembali. Namun, air cenderung menguap, dan reaksi samping, elektrolisis air, yang pasti menyertai, dan dengan demikian penting untuk menambahkan air terdistilasi ke dalam baterai timbal. Baru-baru ini jenis baru elektroda yang terbuta dari paduan timbal dan kalsium, yang dapat mencegah elektrolisis air telah dikembangkan. Baterai modern dengan jenis elektroda ini adalah sistem tertutup dan disebut dengan baterai penyimpan tertutup yang tidak memerlukan penambahan air.
Selama dicas, timbal sulfat akan terdekomposisi menjadi timbal dan timbal oksida, dan asam sulfat yang dikonsumsi akan dihasilkan kembali. Air yang terbentuk akan digunakan kembali. Namun, air cenderung menguap, dan reaksi samping, elektrolisis air, yang pasti menyertai, dan dengan demikian penting untuk menambahkan air terdistilasi ke dalam baterai timbal. Baru-baru ini jenis baru elektroda yang terbuta dari paduan timbal dan kalsium, yang dapat mencegah elektrolisis air telah dikembangkan. Baterai modern dengan jenis elektroda ini adalah sistem tertutup dan disebut dengan baterai penyimpan tertutup yang tidak memerlukan penambahan air.
Sel Lain
Ditemukan
oleh insinyur Perancis Georges
Leclanché (1839-1882), yang mengejutkan adalah desain awal tetap
dipertahankan, yakni sel kering mangan.
Sel kering mangan terdiri dari bungkus dalam zink sebagai elektroda negatif, batang karbon (grafit) sebagai elektroda positif dan pasta MnO2 dan NH4Cl yang berperan sebagai larutan elektrolit.
Sel kering mangan terdiri dari bungkus dalam zink sebagai elektroda negatif, batang karbon (grafit) sebagai elektroda positif dan pasta MnO2 dan NH4Cl yang berperan sebagai larutan elektrolit.
Sel Bahan Bakar
Sel bahan bakar digunakan dalam
proyek Apollo menggunakan kalor pembentukan air dari hidrogen dan oksigen.
Biasanya kalor pembentukan dibuang sebagai panas. Dalam sel bahan bakar energi
termal diubah menjadi energi listrik. Walaupun sejumlah
besar tenaga dan dana telah dipompakan ke proyek ini, sampai saat ini el bahan
bakar yang ekonomis belum dapat dibuat. Namun, di masa depan, besar kemungkinan
sel bahan bakar akan digunakan praktis bila dan hanya bila persediaan hidrogen
yang stabil dan murah dapat direalisasikan.
Sumber: