Kalian pernah denger nama bidara laut? Hmm mungkin nama ini kurang popular bukan diteinga kita? Jangan salah tanaman ini mempunya banyak khasiat. Bidara laut yang mempunya nama ilmiah Strychnos Ligustrina Bl dengan sinonim Strychnos Ligustrina R.Br yang merupakan family dari loganiaceae.
Bidara laut mempunyai ciri-ciri yaitu merupakan bagian dari tumbuhan semak yang liar yang tumbuhya di hutan dekat pantai, tingginya kurang lebih 2 meter, mempunyai batang yang kecil, berkatu keras dan kuat.
Bagian tumbuhan yang digunakan yaitu pada bagian kayu dan biji. Daun tunggal, bertangkai, letak berseling, bentuk oval, tepi rata, ujung runcing, panjang 6--12 cm, lebar 3,5--8,5 cm. Bunga ke luar dari ujung tangkai. Buah bulat, diameter + 4 cm, warna kuning kemerahan. Seluruh bagian tumbuhan ini rasanya pahit.
Bidara laut mempunyai nama-nama local yang sama-sama berbeda diantara daerah-daerah diantaranya: Bidara laut, Bidara pait, Bidara putih, Kayu ular. Dara laut, Dara putih (Jawa); Bidara gunong (Madura); Aju mapa, Bidara mapai (Bugis); Ai betek, Ai hedu, Hau feta (Roti); Maba putih, Elu, Ai baku moruk (Timor). Nama saing – nama simplisia: Ligustrinae Lignum; Kayu Bidara Laut. Ligustrinae Semen; Biji Bidara Laut.
Kandungan kimia yang ada pada bidara laut yaitu Strychnine, brucine, tetrahydrostrychnine, brucidine, tetrahydrobrucine, pseudostrychnine, α-β-culubrine, vomicine, strychinicine, loganin, chlorogenic acid, mannosan, galactan, dan copper. Sifat khas yaitu pahit dan mendinginkan dari bidara laut dapat melancarkan peredaran darah, membersihkan darah dan beracun. Khasiat antiflamasi, diafortik dan analgesic.
Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh Supriadi, 1986. Jurusan Farmasi, FMIPA Unhas dengan tema pengaruh hipoglikemik rebusan kayu Bidara Laut terhadap kelinci, diketahui bahwa pemberian rebusan 5, 10, 15, dan 25% dengan takaran 5 ml/kg bb, dapat menurunkan kadar gula darah masing-masing 16,49%; 20,23%; 36,04%; dan 43,96%. Pemberian tobultamid dengan takaran 250 mg/kg bb, menunjukkan adanya penurunan kadar gula darah sebesar 44,72%.
Sedangkan penelitian yang dilakukan oleh Ny. N.C. Soegiarso, E.Y. Sukandar, dan I. Payayuani. Farmakologi, Departemen Farmasi, ITB dengan tema pengaruh infus Bidara Laut terhadap efek antiradang pada tikus putih Wistar diketahui bahwa ternyata infus Bidara Laut pada takaran tertentu mempunyai efek antiradang yang bermakna.
Peringatan Simplisia mengandung striknina dan brusina. Takaran berlebih dapat menyebabkan kaku pada leher dan muka, napas pendek, dilatasi pupil mata, dan kejang. Tidak boleh digunakan untuk waktu lama. Bidara laut juga mempunyai khasiat lain contohnya membangkitkan nafsu makan, sakit perut, menyegarkan kulit muka, radang kulit, kurap, bisul dan rematik. (Anissa Agustha)
Sumber:
http://www.oocities.org/melawankanker/tanamanantikanker/bidaralaut.html
http://www.iptek.net.id/ind/pd_tanobat/view.php?id=275
http://lamalifherbal.com/bidara-laut
http://metafisis.wordpress.com/2011/08/14/khasiat-daun-bidara-untuk-pengobatan-sihir-dan-medis/
http://www.kucoba.com/2011/11/manfaat-dan-khasiat-bidara-laut-untuk.html
Sumber gambar :
http://toptropicals.com/html/tropics/articles/magic/poison.htm
Tidak ada komentar:
Posting Komentar