Jumat, 21 Desember 2012

MOTOR DENGAN FUEL INJECTION


Fuel injection, kalimat ini sering kalian dengar bukan di iklan televisi? Yap pasti kalian sudah akrab bukan dengan kata-kata ini. Teknologi Fuel injectionini  sedang gencar-gencarnya diproduksi oleh salah satu perusahaan kendaraan ternama dijepang. Kalian tau tidak arti dari fuel injection? Pasti yang kalian tau fuel injection lebih hemat bahan bakar, pembuangan gas yang tidak terlalu besar, tapi arti sebenarnya adalah adalah sebuah teknologi yang digunakan dalam mesin pembakaran dalam untuk mencampur bahan bakar dengan udara sebelum dibakar. Penggunaan teknologi fuel injection ini lebih bertenaga dibandingkan dengan karburator pada terdahulunya, karena injection membuat bahan bakar tercampur secara homogen dengan bahan bakar. Hal ini menyebabkan fuel injection dapat mencampurkan bahan bakar denagn udara sehingga terjadi proporsi yang baik. Nah sedangkan sistem karburator adalah sebuah sistem mekanis pencampur bahan bakar dan udara yang digunakan pada kendaraan bermotor dan bisa di setel secara manual, sistem kerja dari karburator adalah adanya venturi yang berupa lorong-lorong tempat mengalirnya bahan bakar. Injeksi bahan bakar dapat berupa mekanikal, elektronik atau campuran dari keduanya. Sistem awal berupa mekanikal, namun sekitar tahun 1980-an mulai banyak menggunakan sistem elektronik. Sistem elektronik modern menggunakan banyak sensor  untuk memonitor kondisi mesin, dan sebuah unit kontrol elektronik menghitung jumlah bahan bakar yang diperlukan. Oleh karena itu, injeksi bahan bakar dapat meningkatkan efisiensi bahan bakar dan mengurangi polusi, apalagi disaat global warming seperti ini kita sangat membutuhkan kendaraan yang mempunyai emisi gas buang yang rendah agar tidak terlalu berdampak pada bumi yang belakangan ini mengalami pemanasan, dan juga fuel injection memberikan tenaga keluaran yang lebih pada kendaraan anda.
Dalam harga, perbedaan antara teknologi fuel injection dengan karburator tipis hanya sekitar Rp250 ribu menurut salah satu presiden direktur perusahaan kendaraaan bermotor di Jepang. Tetapi walaupun kelihatannya system fuel injection lebih unggul dibandingkan dengan system karburator, fuel injection ini memiliki kelebihan dan kekurangan diantaranya yaitu:
Kelebihan atau keunggulan dari motor yang memakai injeksi bahan bakar adalah :
1. AIR-FUEL RATIO (AFR)lebih tepat di bandingkan karburator
Air-fuel Ratio sangat mempengaruhi kesempurnaan bahan bakar dalam proses pembakaran di dalam mesin. Tetapi dalam prakteknya AFR dapat berubah-ubah ewaktu-waktu sesuai dengan kondisi mesin pada saat itu. Sehingga konsumsi bahan bakar pada motor injeksi kebih irit di bandingkan karburator.
2. Tidak memerlukan cuk lagi.
Karena tersedianya sensor temperator pada kendaraan bermotor fuel injection yang berfungsi untuk menyampaikan temperature mesin ke ECM
3.Daya lebih besar
Karena konstruksi nosel/injektor tepat pada intake manifold sehingga campuran bahan bakar lebih homogen.
4. Emisi gas buang rendah.
Karena terjadi pembakaranyang sangat sempurna pada ruang bakar disistem fuel injection maka hasil emisi gas yang dihasilkan pun kan semakin rendah.
5. Waktu servis lebih cepat.
Karena fuel injection mempunyai konsep yang bebas perawatan, sehingga pada saat servis motor yang di bersihkan hanya pada bagian filter udara, busi dan setel klep.
Sedangkan kekurangan system fuel injection adalah:
1.       Kurang responsive
Karena adanya proses panjang dari system-sistem fuel injection memiliki waktu yang agak lama untuk berakselerasi.
 2. Kurangnya tenaga ahli.
Karena termasuk tehnologi baru, tidak semua bengkel umum bisa memperbaiki motor fuel injection dikarenakan motor ini berbeda jenis dengan karburator.
3. Sensitif terhadap benturan/guncangan.
Karena semua perangkat terutama ECM memakai elektronik, rentan mati apabila mengalami guncangan keras
4. Sensitif pada bahan bakar kotor.
Karena ukuran dari ujung injektor berukuran micron, sistem injeksi bahan bakar pada motor gampang tersumbat oleh kotoran dan akan mempengaruhi kinerja motor.
5. Sensitif pada kelistrikan.
Karena semua kondisi motor dilaporkan oleh sensor dan sensor di hubungkan oleh kabel berkonektor. Nah konektor inilah yang sering menjadi biang keladi pelaporan sensor ke ECM menjadi kacau.

Sumber:
http://otomotif.antaranews.com/berita-otomotif/1322046521/semua-motor-honda-fuel-injection

Tidak ada komentar:

Posting Komentar