Fuel injection, kalimat ini sering
kalian dengar bukan di iklan televisi? Yap pasti kalian sudah akrab bukan
dengan kata-kata ini. Teknologi Fuel injectionini sedang gencar-gencarnya diproduksi oleh salah
satu perusahaan kendaraan ternama dijepang. Kalian tau tidak arti dari fuel
injection? Pasti yang kalian tau fuel injection lebih hemat bahan bakar,
pembuangan gas yang tidak terlalu besar, tapi arti sebenarnya adalah adalah
sebuah teknologi yang digunakan dalam mesin pembakaran dalam untuk mencampur
bahan bakar dengan udara sebelum dibakar. Penggunaan teknologi fuel injection
ini lebih bertenaga dibandingkan dengan karburator pada terdahulunya, karena
injection membuat bahan bakar tercampur secara homogen dengan bahan bakar. Hal ini
menyebabkan fuel injection dapat mencampurkan bahan bakar denagn udara sehingga
terjadi proporsi yang baik. Nah sedangkan sistem karburator
adalah sebuah sistem mekanis pencampur bahan bakar
dan udara yang digunakan pada kendaraan bermotor dan bisa di setel secara
manual, sistem kerja dari karburator adalah adanya venturi yang berupa
lorong-lorong tempat mengalirnya bahan bakar. Injeksi
bahan bakar dapat berupa mekanikal, elektronik atau campuran dari keduanya.
Sistem awal berupa mekanikal, namun sekitar tahun 1980-an mulai banyak
menggunakan sistem elektronik. Sistem elektronik modern menggunakan banyak sensor untuk
memonitor kondisi mesin, dan sebuah unit
kontrol elektronik menghitung jumlah bahan bakar yang diperlukan. Oleh karena
itu, injeksi bahan bakar dapat meningkatkan efisiensi bahan bakar dan
mengurangi polusi, apalagi disaat global warming seperti ini kita sangat
membutuhkan kendaraan yang mempunyai emisi gas buang yang rendah agar tidak
terlalu berdampak pada bumi yang belakangan ini mengalami pemanasan, dan juga fuel
injection memberikan tenaga keluaran yang lebih pada kendaraan anda.
Dalam harga, perbedaan antara
teknologi fuel injection dengan karburator tipis hanya sekitar Rp250 ribu
menurut salah satu presiden direktur perusahaan kendaraaan bermotor di Jepang. Tetapi
walaupun kelihatannya system fuel injection lebih unggul dibandingkan dengan system
karburator, fuel injection ini memiliki kelebihan dan kekurangan diantaranya
yaitu:
Kelebihan atau keunggulan dari motor yang memakai injeksi
bahan bakar adalah :
1. AIR-FUEL RATIO (AFR)lebih
tepat di bandingkan karburator
Air-fuel Ratio sangat mempengaruhi kesempurnaan bahan bakar
dalam proses pembakaran di dalam mesin. Tetapi dalam prakteknya AFR dapat
berubah-ubah ewaktu-waktu sesuai dengan kondisi mesin pada saat itu. Sehingga
konsumsi bahan bakar pada motor injeksi kebih irit di bandingkan karburator.
2. Tidak memerlukan cuk lagi.
Karena tersedianya sensor temperator pada kendaraan bermotor
fuel injection yang berfungsi untuk menyampaikan temperature mesin ke ECM
3.Daya lebih besar
Karena konstruksi nosel/injektor tepat pada intake manifold
sehingga campuran bahan bakar lebih homogen.
4. Emisi gas buang rendah.
Karena terjadi pembakaranyang sangat sempurna pada ruang
bakar disistem fuel injection maka hasil emisi gas yang dihasilkan pun kan
semakin rendah.
5. Waktu servis lebih cepat.
Karena fuel injection mempunyai konsep yang bebas perawatan,
sehingga pada saat servis motor yang di bersihkan hanya pada bagian filter
udara, busi dan setel klep.
Sedangkan kekurangan system fuel injection adalah:
1.
Kurang responsive
Karena adanya proses panjang dari system-sistem
fuel injection memiliki waktu yang agak lama untuk berakselerasi.
2. Kurangnya tenaga ahli.
Karena termasuk tehnologi baru, tidak semua bengkel umum
bisa memperbaiki motor fuel injection dikarenakan motor ini berbeda jenis
dengan karburator.
3. Sensitif terhadap
benturan/guncangan.
Karena semua perangkat terutama ECM memakai elektronik,
rentan mati apabila mengalami guncangan keras
4. Sensitif pada bahan bakar
kotor.
Karena ukuran dari ujung injektor berukuran micron, sistem
injeksi bahan bakar pada motor gampang tersumbat oleh kotoran dan akan
mempengaruhi kinerja motor.
5. Sensitif pada kelistrikan.
Karena semua kondisi motor dilaporkan oleh sensor dan sensor
di hubungkan oleh kabel berkonektor. Nah konektor inilah yang sering menjadi
biang keladi pelaporan sensor ke ECM menjadi kacau.
Sumber:
http://otomotif.antaranews.com/berita-otomotif/1322046521/semua-motor-honda-fuel-injection
Tidak ada komentar:
Posting Komentar